Senin, September 07, 2009
Gaddafi : Eropa Suatu Saat Nanti Akan Menjadi Benua Islam
Berita Dunia-.Sekelompok ulama yang didanai oleh Kolonel Gaddafi pemimpin Libya akan melaksanakan ceramah di tiga masjid Midland Inggris.
Sebelas penceramah yang disponsori oleh World Islamic Call Society (WICS), yang didirikan, dipimpin dan didanai oleh pemimpin Libya Moamar Gaddafi, akan mengadakan acara di Birmingham, Leicester dan Nottingham selama bulan Ramadhan.
Kegiatan ceramah tersebut datang hanya sebulan setelah dibebaskannya pengebom Lockerbie Ali Al Megrahi Abdelbasset yang disambut bak pahlawan sekembalinya ke Tripoli. Dan dalam sebuah pidatonya baru-baru ini, Kolonel Gaddafi mengatakan bahwa tujuan WICS adalah untuk mengubah seluruh Eropa menjadi Islam.
Dia berkata: "Agama ini akan mengalahkan semua agama-agama lain sebelumnya. Waktu bagi mereka (agama-agama lain) telah pergi. Ini adalah janji-Nya, agama Allah ini akan menang atas yang lain.
"Ada puluhan juta umat Islam di benua Eropa dan jumlah ini akan terus meningkat. Sedangkan jumlah penduduk asli Eropa menurun drastis.
"Ini adalah indikasi yang jelas bahwa benua Eropa akan masuk Islam. Eropa suatu saat menjadi benua Islam."
WICS telah membangun reputasi yang moderat dalam beberapa tahun terakhir, dengan mengorganisir pertemuan antara tokoh Muslim dan tokoh agama lain termasuk Paus.(www.eramuslim.com)
Sebelas penceramah yang disponsori oleh World Islamic Call Society (WICS), yang didirikan, dipimpin dan didanai oleh pemimpin Libya Moamar Gaddafi, akan mengadakan acara di Birmingham, Leicester dan Nottingham selama bulan Ramadhan.
Kegiatan ceramah tersebut datang hanya sebulan setelah dibebaskannya pengebom Lockerbie Ali Al Megrahi Abdelbasset yang disambut bak pahlawan sekembalinya ke Tripoli. Dan dalam sebuah pidatonya baru-baru ini, Kolonel Gaddafi mengatakan bahwa tujuan WICS adalah untuk mengubah seluruh Eropa menjadi Islam.
Dia berkata: "Agama ini akan mengalahkan semua agama-agama lain sebelumnya. Waktu bagi mereka (agama-agama lain) telah pergi. Ini adalah janji-Nya, agama Allah ini akan menang atas yang lain.
"Ada puluhan juta umat Islam di benua Eropa dan jumlah ini akan terus meningkat. Sedangkan jumlah penduduk asli Eropa menurun drastis.
"Ini adalah indikasi yang jelas bahwa benua Eropa akan masuk Islam. Eropa suatu saat menjadi benua Islam."
WICS telah membangun reputasi yang moderat dalam beberapa tahun terakhir, dengan mengorganisir pertemuan antara tokoh Muslim dan tokoh agama lain termasuk Paus.(www.eramuslim.com)
Cara China Mengendalikan Pasar Saham
Berita Dunia — Apakah urusan uang dapat dihubungkan dengan nasionalisme? Pemerintah China tengah berusaha menghubungkan keduanya.
Pengawas Pasar Modal China telah meminta para investor menunjukkan patriotismenya untuk membantu menstabilkan pasar saham. Disarankan, para investor tidak membiarkan harga saham jeblok di tengah gejolak pada ulang tahun ke-60 berkuasanya Partai Komunis di China, 1 Oktober mendatang.
Perusahaan sekuritas dan manajer investasi telah diperingatkan bahwa ”tugas utama” mereka adalah melindungi stabilitas sosial dengan membantu pasar agar tetap stabil. Demikian memo yang diedarkan Badan Pengawas Pasar Modal China cabang Shanghai.
”Pasar modal yang stabil dan aman terkait dengan kepentingan investor, stabilitas ekonomi dan pasar finansial, serta seluruh harmoni sosial dan stabilitas,” demikian tertulis dalam memo tersebut. Memo itu dikeluarkan setelah indeks utama turun 6,74 persen pada hari Senin (31/8), penurunan terbesar dalam 14 bulan terakhir.
Apakah imbauan itu akan dituruti para investor, mungkin akan terlihat dari pergerakan indeks saham beberapa hari ke depan.(www.kompas.com)
Pengawas Pasar Modal China telah meminta para investor menunjukkan patriotismenya untuk membantu menstabilkan pasar saham. Disarankan, para investor tidak membiarkan harga saham jeblok di tengah gejolak pada ulang tahun ke-60 berkuasanya Partai Komunis di China, 1 Oktober mendatang.
Perusahaan sekuritas dan manajer investasi telah diperingatkan bahwa ”tugas utama” mereka adalah melindungi stabilitas sosial dengan membantu pasar agar tetap stabil. Demikian memo yang diedarkan Badan Pengawas Pasar Modal China cabang Shanghai.
”Pasar modal yang stabil dan aman terkait dengan kepentingan investor, stabilitas ekonomi dan pasar finansial, serta seluruh harmoni sosial dan stabilitas,” demikian tertulis dalam memo tersebut. Memo itu dikeluarkan setelah indeks utama turun 6,74 persen pada hari Senin (31/8), penurunan terbesar dalam 14 bulan terakhir.
Apakah imbauan itu akan dituruti para investor, mungkin akan terlihat dari pergerakan indeks saham beberapa hari ke depan.(www.kompas.com)
Obama: Umat Muslim Berkontribusi Banyak di AS
Berita Dunia,Jakarta- Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menegaskan kontribusi umat Islam pada AS sudah tak terhitung banyaknya dan mereka telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat dan negara.
Muslim Amerika meraih sukses dalam dunia usaha dan hiburan, dalam bidang kesenian dan olah raga, ilmu pengetahuan dan kedokteran, dan di atas itu semua, mereka merupakan orangtua yang sukses, tetangga yang baik, dan warga negara yang aktif, kata Obama saat melakukan jamuan buka puasa di Istana Kepresiden, Gedung Putih, Washington, Selasa (WIB).
"Oleh karena itu, pada kesempatan kita merayakan bulan Suci Ramadhan ini, kita juga merayakan kontribusi umat Islam dalam memperkaya Amerika dan kebudayaannya, baik sumbangan besar maupun kecil," katanya seperti dikutip siaran pers Kedubes AS di Jakarta, Rabu.
Obama lalu bercerita tentang putra Elsheba Khan yang bernama Kareem yang melakukan pengorbanan besar bagi negaranya ketika ia gugur di Irak.
Kareem menjadi tentara setelah ia menamatkan sekolah menengah. Dalam karirnya, ia dianugerahi tanda jasa `Purple Heart dan Bronze Star`. Ia pun dikagumi oleh rekan-rekannya sesama tentara.
Presiden Obama mengutip Elsheba mengenai putranya, dengan mengatakan, "Ia selalu ingin membantu dengan cara apapun yang ia bisa."
Malam ini, ia telah dikebumikan di tengah-tengah ribuan pahlawan lain di Pemakaman Nasional Arlington. Sebuah tanda berbentuk bulan sabit terukir di batu nisannya, sebagaimana tanda salib Kristen atau bintang Yahudi terukir pada batu-batu nisan lainnya, katanya.
Orang-orang Amerika yang gagah berani ini dipersatukan dalam kematian sebagaimana mereka dipersatukan ketika masih hidup -- oleh sebuah komitmen pada negara dan nilai-nilai yang dianut warga AS.
"Salah satu dari nilai-nilai tersebut adalah kebebasan untuk menjalankan agama Anda - sebuah hak yang tercantum dalam Amandemen Pertama Konstitusi kita," katanya.
Ia juga menceritakan, Nashala Hearn dari Muskogee, Oklahoma, yang bergabung mempertahankan hak tersebut di usianya yang belia.
Ketika sekolah melarangnya mengenakan jilbab, ia memprotes dengan mengatakan bahwa jilbab adalah bagian dari agamanya. Departemen Kehakiman mendukungnya, dan ia memenangkan haknya untuk menjalankan keyakinannya.
Ia bahkan melawat ke Washington untuk memberikan kesaksian di hadapan Kongres. Kesaksiannya mengatakan bahwa toleransi jauh lebih mulia ketimbang ketidakpercayaan - dan ketika ia pertama kali mengenakan jilbab ke sekolah, ia bilang, "saya menerima pujian dari anak-anak lain".
Wanita muda lain yang telah bekerja keras di sekolahnya adalah Bilqis Abdul-Qaadir. Bilqis telah memecahkan rekor Rebecca Lobo untuk nilai skor terbanyak yang dihasilkan oleh pemain bola basket Sekolah Menengah Atas dalam sejarah Massachusetts.
Baru-baru ini ia berkata kepada wartawan, "Saya benar-benar ingin menginspirasi banyak gadis muda muslim kalau mereka ingin bermain basket. Segala sesuatu itu mungkin. Mereka juga bisa melakukannya."
Sebagai siswa kehormatan, dan seorang atlet yang menuju ke Memphis, Bilqis merupakan sebuah inspirasi bukan hanya bagi gadis-gadis muslim - tetapi ia adalah inspirasi bagi semua warga AS.
"Tentu saja kita semua tahu apabila kita bicara tentang atlet yang telah menginspirasi Amerika, maka semua daftar akan mencantumkan seorang atlet yang dikenal dengan sebutan Yang Terhebat (The Greatest). Sayangnya, Muhammad Ali tidak bisa bergabung dengan kita di sini," kata Obama.
"Tetapi sangatlah bermakna untuk bercermin pada kontribusinya luar biasa, karena ia tumbuh dari seorang petarung yang tiada tandingannya di ring tinju hingga menjadi seorang pria yang bermartabat dan berwibawa yang terus memperjuangkan keyakinannya -dan itu termasuk pemikiran bahwa semua orang dengan keyakinan berbeda memiliki sesuatu yang sama."
Presiden AS lalu mengutip ungkapan Ali dengan mengatakan, beberapa tahun lalu ia menguraikan pandangannya - dan ini merupakan bagian mengapa ia adalah Yang Terhebat - ketika mengatakan, "Sungai, kolam, danau dan kali - semuanya mempunyai nama yang berbeda, tetapi mereka semua berisi air. Sama seperti agama - mereka berisi kebenaran."
Semuanya mengandung sejumlah kebenaran. Dan di antara kebenaran-kebenaran tersebut ada keinginan bersama untuk hidup damai dan mendapatkan pengakuan atas martabat sebagai manusia. Hal-hal tersebut harus menjadi dasar untuk menemukan kebersamaan.
"Itulah sebabnya saya sangat bahagia karena pada malam ini kita tidak saja didampingi oleh begitu banyak pemeluk Islam Amerika yang terpandang serta perwakilan dari korps diplomatik, namun juga ada hadirin dari agama-agama lainnya - seperti pemeluk Kristen, Yahudi dan Hindu - yang duduk bersama di antara begitu banyak tokoh muslim terkemuka," katanya.
Ia mengatakan, secara bersama-sama warga AS memiliki tanggung jawab untuk memelihara hubungan baik berdasarkan kepentingan bersama dan rasa saling menghargai.
"Dan itulah salah satu komitmen dasar saya sebagai Presiden, baik di dalam maupun di luar negeri. Hal ini menjadi inti dari awal hubungan baru yang saya inginkan antara Amerika dan kaum muslim di seluruh dunia. Dan ini adalah sebuah komitmen yang kita semua dapat perbarui lagi dalam bulan suci ini," lanjutnya.
"Malam ini kita memberikan penghargaan kepada sebuah agama yang agung, agama yang berkomitmen pada keadilan dan kemajuan. Kita hargai juga kontribusi dari muslim-muslim di Amerika, dan suri teladan yang telah mereka berikan pada kehidupan kita. Dan kita perbarui dedikasi kita bersama untuk membangun sebuah dunia yang lebih baik dan penuh harapan," kata Obama.
Acara berbuka puasa tersebut, yang juga ketika itu sedang dilakukan di meja-meja makan dan mesjid-mesjid di seluruh 50 negara bagian AS, dihadiri, antara lain, oleh para korps diplomatik, Menteri Pertahanan, Jaksa Agung, sejumlah pejabat pemerintah, serta para anggota Kongres, termasuk dua anggota muslim yang pertama kali menjadi anggota Kongres--Keith Ellison dan Andre Carson.(www.antaranews.com)
Muslim Amerika meraih sukses dalam dunia usaha dan hiburan, dalam bidang kesenian dan olah raga, ilmu pengetahuan dan kedokteran, dan di atas itu semua, mereka merupakan orangtua yang sukses, tetangga yang baik, dan warga negara yang aktif, kata Obama saat melakukan jamuan buka puasa di Istana Kepresiden, Gedung Putih, Washington, Selasa (WIB).
"Oleh karena itu, pada kesempatan kita merayakan bulan Suci Ramadhan ini, kita juga merayakan kontribusi umat Islam dalam memperkaya Amerika dan kebudayaannya, baik sumbangan besar maupun kecil," katanya seperti dikutip siaran pers Kedubes AS di Jakarta, Rabu.
Obama lalu bercerita tentang putra Elsheba Khan yang bernama Kareem yang melakukan pengorbanan besar bagi negaranya ketika ia gugur di Irak.
Kareem menjadi tentara setelah ia menamatkan sekolah menengah. Dalam karirnya, ia dianugerahi tanda jasa `Purple Heart dan Bronze Star`. Ia pun dikagumi oleh rekan-rekannya sesama tentara.
Presiden Obama mengutip Elsheba mengenai putranya, dengan mengatakan, "Ia selalu ingin membantu dengan cara apapun yang ia bisa."
Malam ini, ia telah dikebumikan di tengah-tengah ribuan pahlawan lain di Pemakaman Nasional Arlington. Sebuah tanda berbentuk bulan sabit terukir di batu nisannya, sebagaimana tanda salib Kristen atau bintang Yahudi terukir pada batu-batu nisan lainnya, katanya.
Orang-orang Amerika yang gagah berani ini dipersatukan dalam kematian sebagaimana mereka dipersatukan ketika masih hidup -- oleh sebuah komitmen pada negara dan nilai-nilai yang dianut warga AS.
"Salah satu dari nilai-nilai tersebut adalah kebebasan untuk menjalankan agama Anda - sebuah hak yang tercantum dalam Amandemen Pertama Konstitusi kita," katanya.
Ia juga menceritakan, Nashala Hearn dari Muskogee, Oklahoma, yang bergabung mempertahankan hak tersebut di usianya yang belia.
Ketika sekolah melarangnya mengenakan jilbab, ia memprotes dengan mengatakan bahwa jilbab adalah bagian dari agamanya. Departemen Kehakiman mendukungnya, dan ia memenangkan haknya untuk menjalankan keyakinannya.
Ia bahkan melawat ke Washington untuk memberikan kesaksian di hadapan Kongres. Kesaksiannya mengatakan bahwa toleransi jauh lebih mulia ketimbang ketidakpercayaan - dan ketika ia pertama kali mengenakan jilbab ke sekolah, ia bilang, "saya menerima pujian dari anak-anak lain".
Wanita muda lain yang telah bekerja keras di sekolahnya adalah Bilqis Abdul-Qaadir. Bilqis telah memecahkan rekor Rebecca Lobo untuk nilai skor terbanyak yang dihasilkan oleh pemain bola basket Sekolah Menengah Atas dalam sejarah Massachusetts.
Baru-baru ini ia berkata kepada wartawan, "Saya benar-benar ingin menginspirasi banyak gadis muda muslim kalau mereka ingin bermain basket. Segala sesuatu itu mungkin. Mereka juga bisa melakukannya."
Sebagai siswa kehormatan, dan seorang atlet yang menuju ke Memphis, Bilqis merupakan sebuah inspirasi bukan hanya bagi gadis-gadis muslim - tetapi ia adalah inspirasi bagi semua warga AS.
"Tentu saja kita semua tahu apabila kita bicara tentang atlet yang telah menginspirasi Amerika, maka semua daftar akan mencantumkan seorang atlet yang dikenal dengan sebutan Yang Terhebat (The Greatest). Sayangnya, Muhammad Ali tidak bisa bergabung dengan kita di sini," kata Obama.
"Tetapi sangatlah bermakna untuk bercermin pada kontribusinya luar biasa, karena ia tumbuh dari seorang petarung yang tiada tandingannya di ring tinju hingga menjadi seorang pria yang bermartabat dan berwibawa yang terus memperjuangkan keyakinannya -dan itu termasuk pemikiran bahwa semua orang dengan keyakinan berbeda memiliki sesuatu yang sama."
Presiden AS lalu mengutip ungkapan Ali dengan mengatakan, beberapa tahun lalu ia menguraikan pandangannya - dan ini merupakan bagian mengapa ia adalah Yang Terhebat - ketika mengatakan, "Sungai, kolam, danau dan kali - semuanya mempunyai nama yang berbeda, tetapi mereka semua berisi air. Sama seperti agama - mereka berisi kebenaran."
Semuanya mengandung sejumlah kebenaran. Dan di antara kebenaran-kebenaran tersebut ada keinginan bersama untuk hidup damai dan mendapatkan pengakuan atas martabat sebagai manusia. Hal-hal tersebut harus menjadi dasar untuk menemukan kebersamaan.
"Itulah sebabnya saya sangat bahagia karena pada malam ini kita tidak saja didampingi oleh begitu banyak pemeluk Islam Amerika yang terpandang serta perwakilan dari korps diplomatik, namun juga ada hadirin dari agama-agama lainnya - seperti pemeluk Kristen, Yahudi dan Hindu - yang duduk bersama di antara begitu banyak tokoh muslim terkemuka," katanya.
Ia mengatakan, secara bersama-sama warga AS memiliki tanggung jawab untuk memelihara hubungan baik berdasarkan kepentingan bersama dan rasa saling menghargai.
"Dan itulah salah satu komitmen dasar saya sebagai Presiden, baik di dalam maupun di luar negeri. Hal ini menjadi inti dari awal hubungan baru yang saya inginkan antara Amerika dan kaum muslim di seluruh dunia. Dan ini adalah sebuah komitmen yang kita semua dapat perbarui lagi dalam bulan suci ini," lanjutnya.
"Malam ini kita memberikan penghargaan kepada sebuah agama yang agung, agama yang berkomitmen pada keadilan dan kemajuan. Kita hargai juga kontribusi dari muslim-muslim di Amerika, dan suri teladan yang telah mereka berikan pada kehidupan kita. Dan kita perbarui dedikasi kita bersama untuk membangun sebuah dunia yang lebih baik dan penuh harapan," kata Obama.
Acara berbuka puasa tersebut, yang juga ketika itu sedang dilakukan di meja-meja makan dan mesjid-mesjid di seluruh 50 negara bagian AS, dihadiri, antara lain, oleh para korps diplomatik, Menteri Pertahanan, Jaksa Agung, sejumlah pejabat pemerintah, serta para anggota Kongres, termasuk dua anggota muslim yang pertama kali menjadi anggota Kongres--Keith Ellison dan Andre Carson.(www.antaranews.com)
Dunia Internasional Perlu Seriusi "Kebiadaban" Malaysia
Berita Dunia,Jakarta- Anggota Komisi I DPR RI bidang Hubungan Luar Negeri dan Pertahanan, Andreas H Pareira, mendesak dunia internasional untuk memberikan perhatian serius pada "kebiadaban" aparat Malaysia terhadap para pekerja asing, terutama dari Indonesia.
"Sebab, Polisi Diraja Malaysia benar-benar bertindak biadab. Penyiksaan yang dilakukan polisi mereka terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) adalah tindakan sudah di luar batas kemanusiaan," katanya di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan itu kepada ANTARA, mengomentari sejumlah kasus penganiayaan dan penyiksaan dari para majikan, malah termasuk oleh pihak Polisi Diraja Malaysia yang kian tak terkendali belakangan ini.
"Ini (semua tindakan kekerasan dan penyiksaan itu) juga mencerminkan rendahnya peradaban bangsa Malaysia yang tidak mengenal HAM," ujarnya dengan juga menunjuk kasus penganiayaan berat Polisi Diraja Malaysia atas atlet dan wasit karate dari Indonesia tahun lalu yang hingga kini prosesnya tak jelas.
Karena itu, Andreas Pareira sekali lagi mendesak pihak dunia internasional, terutama badan-badan PBB terkait, agar memberikan perhatian serius terhadap tindakan-tindakan biadab aparat Malaysia tersebut.
"Pemerintah dan rakyat Indonesia juga tidak bisa tinggal diam atas penghinaan yang bertubi-tubi yang dilakukan oleh aparat maupun masyrakat Malaysia terhadap orang dan bangsa Indonesia," katanya.
Andreas Pareira menambahkan, kejahatan berulang-ulang itu, baik terkait dengan urusan kemanusiaan, `pemretelan` kebudayaan maupun pelanggaran batas-batas wilayah Negara Indonesia, menunjukkan Malaysia memang bukan tegangga yang baik.
"Tetapi tetangga yang arogan dan tidak berniat hidup berdampingan secara damai," katanya.
Karena itu, katanya, `kita` sebagai bangsa terhina oleh perilaku jahat dan arogan masyarakat Malaysia, tidak bisa mendiamkan begitu saja perbuatan tak senonoh berulangkali tersebut.
"Pemerintah, terutama Presiden RI harus mengambil sikap tegas, sebelum rakyat mengambil sikap sendiri-sendiri terhadap Orang Malaysia dan bangsa Melayu yang perlu pendidikan budi pekerti itu," ujar Andreas Pareira lagi.(www.antara.com)
"Sebab, Polisi Diraja Malaysia benar-benar bertindak biadab. Penyiksaan yang dilakukan polisi mereka terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) adalah tindakan sudah di luar batas kemanusiaan," katanya di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan itu kepada ANTARA, mengomentari sejumlah kasus penganiayaan dan penyiksaan dari para majikan, malah termasuk oleh pihak Polisi Diraja Malaysia yang kian tak terkendali belakangan ini.
"Ini (semua tindakan kekerasan dan penyiksaan itu) juga mencerminkan rendahnya peradaban bangsa Malaysia yang tidak mengenal HAM," ujarnya dengan juga menunjuk kasus penganiayaan berat Polisi Diraja Malaysia atas atlet dan wasit karate dari Indonesia tahun lalu yang hingga kini prosesnya tak jelas.
Karena itu, Andreas Pareira sekali lagi mendesak pihak dunia internasional, terutama badan-badan PBB terkait, agar memberikan perhatian serius terhadap tindakan-tindakan biadab aparat Malaysia tersebut.
"Pemerintah dan rakyat Indonesia juga tidak bisa tinggal diam atas penghinaan yang bertubi-tubi yang dilakukan oleh aparat maupun masyrakat Malaysia terhadap orang dan bangsa Indonesia," katanya.
Andreas Pareira menambahkan, kejahatan berulang-ulang itu, baik terkait dengan urusan kemanusiaan, `pemretelan` kebudayaan maupun pelanggaran batas-batas wilayah Negara Indonesia, menunjukkan Malaysia memang bukan tegangga yang baik.
"Tetapi tetangga yang arogan dan tidak berniat hidup berdampingan secara damai," katanya.
Karena itu, katanya, `kita` sebagai bangsa terhina oleh perilaku jahat dan arogan masyarakat Malaysia, tidak bisa mendiamkan begitu saja perbuatan tak senonoh berulangkali tersebut.
"Pemerintah, terutama Presiden RI harus mengambil sikap tegas, sebelum rakyat mengambil sikap sendiri-sendiri terhadap Orang Malaysia dan bangsa Melayu yang perlu pendidikan budi pekerti itu," ujar Andreas Pareira lagi.(www.antara.com)
Prancis Minta Penjelasan Soal Warga Tewas
Berita Dunia,Paris- Menteri Luar Negeri Prancis Bernard Kouchner pada Minggu menyeru penjelasan tuntas tentang kejadian dan jumlah warga tewas akibat serangan udara NATO di Afganistan.
"Yang utama ialah memberi kejelasan penuh tentang kejadian dan jumlah pasti korban gerakan itu," kata pernyataan Kouchner tentang serangan oleh persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO tersebut.
Panglima tentara asing di Afganistan asal Amerika Serikat, Jenderal Stanley McChrystal, pada Sabtu menjanjikan penyelidikan tuntas atas pemboman NATO itu, tapi tidak mengakui warga tewas.
Gubernur Afganistan menyatakan enam warga, termasuk satu anak-anak termasuk dalam 54 orang tewas akibat serangan atas dua truk tangki bensin, yang dibajak Taliban di propinsi Kunduz pada Jumat.
Kouchner pada Sabtu menyatakan serangan itu kesalahan besar dan menekankan bahwa siasat Barat di Afganistan harus berjalan bersama rakyat Afganistan, bukan membom mereka.
"Kami harus menghindarinya. Kami harus menyelidiki dan mengecam yang bertanggungjawab," katanya di Stokholm dalam pertemuan dengan mitranya dari Eropa Bersatu.
Menteri Eropa Bersatu pada Sabtu mengecam NATO atas serangan udaranya di Afganistan, yang pejabat setempat katakan menewaskan sejumlah orang, banyak dari mereka rakyat tak berdosa.
Serangan itu terjadi satu hari sebelum menteri luar negeri Eropa Bersatu bertemu di Stokholm guna membicarakan meningkatkan upaya Barat menenangkan Afganistan dan mengatasi perlawanan gerilyawan.
Menteri Luar Negeri Luksemburg Jean Asselborn menyatakan serangan udara itu bencana tak dapat diterima, sementara Komisaris Hubungan Luar Eropa Bersatu Benito Ferrero-Waldner menyebutnya tragedi besar, yang seharusnya diselidiki.
Berita terahir menyebutkan jumlah korban tewas akibat serangan udara NATO itu lebih dari 90 orang.
Pejabat Afganistan menyatakan sejumlah orang tewas, banyak dari mereka warga biasa, sesudah jet tempur Amerika Serikat F-15, yang dipanggil tentara Jerman, menghantam dua truk bahan bakar, yang dibajak sebelum dinihari Jumat.
Komandan NATO berusaha menghindari serangan balasan atas peristiwa itu, yang terjadi dua bulan setelah komandan baru Amerika Serikat dan NATO, Jenderal Stanley McChrystal, memerintahkan pencegahan tambahan untuk melindungi warga sebelum tentara dapat melepaskan tembakan.
Kunduz sebagian besar tenang sejak Taliban dijatuhkan pada 2001, tapi belakangan menjadi saksi peningkatan serangan, dengan gerilyawan merebut kekuasaan di daerah terpencil.
Wilayah tersebut dironda kesatuan Jerman, yang beranggotakan 4.000 tentara, yang dilarang Berlin bergerak di medan tempur di bagian lain negara itu.
Tentara Jerman memastikan seorang komandan Jerman menyetujui serangan udara itu. Kejadian tersebut dapat meningkatkan perbantahan mengenai perang tersebut, yang tidak disukai di dalam negeri, tiga pekan sebelum pemilihan umum di Jerman.
NATO menyatakan sasaran serangan udaranya adalah gerilyawan Taliban, yang membajak truk itu, tapi mengakui bahwa sejumlah korban adalah warga.(www.antara.com)
"Yang utama ialah memberi kejelasan penuh tentang kejadian dan jumlah pasti korban gerakan itu," kata pernyataan Kouchner tentang serangan oleh persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO tersebut.
Panglima tentara asing di Afganistan asal Amerika Serikat, Jenderal Stanley McChrystal, pada Sabtu menjanjikan penyelidikan tuntas atas pemboman NATO itu, tapi tidak mengakui warga tewas.
Gubernur Afganistan menyatakan enam warga, termasuk satu anak-anak termasuk dalam 54 orang tewas akibat serangan atas dua truk tangki bensin, yang dibajak Taliban di propinsi Kunduz pada Jumat.
Kouchner pada Sabtu menyatakan serangan itu kesalahan besar dan menekankan bahwa siasat Barat di Afganistan harus berjalan bersama rakyat Afganistan, bukan membom mereka.
"Kami harus menghindarinya. Kami harus menyelidiki dan mengecam yang bertanggungjawab," katanya di Stokholm dalam pertemuan dengan mitranya dari Eropa Bersatu.
Menteri Eropa Bersatu pada Sabtu mengecam NATO atas serangan udaranya di Afganistan, yang pejabat setempat katakan menewaskan sejumlah orang, banyak dari mereka rakyat tak berdosa.
Serangan itu terjadi satu hari sebelum menteri luar negeri Eropa Bersatu bertemu di Stokholm guna membicarakan meningkatkan upaya Barat menenangkan Afganistan dan mengatasi perlawanan gerilyawan.
Menteri Luar Negeri Luksemburg Jean Asselborn menyatakan serangan udara itu bencana tak dapat diterima, sementara Komisaris Hubungan Luar Eropa Bersatu Benito Ferrero-Waldner menyebutnya tragedi besar, yang seharusnya diselidiki.
Berita terahir menyebutkan jumlah korban tewas akibat serangan udara NATO itu lebih dari 90 orang.
Pejabat Afganistan menyatakan sejumlah orang tewas, banyak dari mereka warga biasa, sesudah jet tempur Amerika Serikat F-15, yang dipanggil tentara Jerman, menghantam dua truk bahan bakar, yang dibajak sebelum dinihari Jumat.
Komandan NATO berusaha menghindari serangan balasan atas peristiwa itu, yang terjadi dua bulan setelah komandan baru Amerika Serikat dan NATO, Jenderal Stanley McChrystal, memerintahkan pencegahan tambahan untuk melindungi warga sebelum tentara dapat melepaskan tembakan.
Kunduz sebagian besar tenang sejak Taliban dijatuhkan pada 2001, tapi belakangan menjadi saksi peningkatan serangan, dengan gerilyawan merebut kekuasaan di daerah terpencil.
Wilayah tersebut dironda kesatuan Jerman, yang beranggotakan 4.000 tentara, yang dilarang Berlin bergerak di medan tempur di bagian lain negara itu.
Tentara Jerman memastikan seorang komandan Jerman menyetujui serangan udara itu. Kejadian tersebut dapat meningkatkan perbantahan mengenai perang tersebut, yang tidak disukai di dalam negeri, tiga pekan sebelum pemilihan umum di Jerman.
NATO menyatakan sasaran serangan udaranya adalah gerilyawan Taliban, yang membajak truk itu, tapi mengakui bahwa sejumlah korban adalah warga.(www.antara.com)
Langganan:
Postingan (Atom)
